Tujuan : melihat pattern (pola) pancaran RF antenna terpasang, untuk mengantisipasi agar pancaran
antenna stasiun bumi terpasang
tidak mengganggu operasional satellite yang lain.
Bentuk pekerjaan
: Test Pattern ini hampir sama dengan proses X-Pol, excecutor lapangan
(Installer) dipandu oleh operator satellite (petugas di stasiun pengendali)
untuk melakukan sesuatu terhadap antenna terpasang seperti menggeser atau
memutar atau merubah posisi azimuth dan atau elevasi serta Horn,
agar pola pancaran serta level nya sesuai dengan spesifikasi dan
standarisasi yang diberlakukan oleh stasiun terkait.
Prosedur Test Pattern
1. Pastikan telah
melakukan pointing kearah satellite yang dituju dengan hasil yang maximal
(terbaik)
2. Pastikan telah
melakukan cross-Pol antenna dengan hasil maximal ( >30 dB ).
3. Hubungi stasiun Pengendali dari satellite
yang diarah, untuk dapat memandu installer dalam
melaksanakan test pattern.
Dalam Hal ini installer adalah executor/pelaksana dilapangan yang hanya melakukan apa yang diperintahkan atau diminta oleh operator di pusat pengendali,
Sedang petugas stasiun pengendali adalah pemandu executor dilapangan serta memonitor hasil test yang kemudian mendocumentasikan dalam bentuk hard copy (Print hasil test) dan memberikan hasil print tersebut ke Executor lapangan.
Biasanya hal hal yang dilakukan executor lapangan atau hal hal yang biasa dipandu oleh operator satellite dalam test pattern ini adalah ,sbb :
1.
Geser
azimuth antenna sebesar 250
kekiri dari arah utama pointing satellite melaluli ACU(Automatic Control
Unit) antenna di indoor (Catat waktu yang dibutuhkan )
- (Petugas
dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)
2.
Kemudian
Geser Azimuth dari posisi terakhir (250 Kekiri) kekanan sebesar 500
(catat waktu yang dibutuhkan.
(Petugas
dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)
3.
Kemudian
geser arah antenna dari posi terakhir 500 kekiri sebesar 500
(Petugas
dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)
4.
Kegiatan
pada item 1-3 diatas kemungkinan akan dilkakukan berulang kali bila hasil yang termonitor
dinyatakan tidak bagus atau tidak masuk dalam standarisasi yang diberlakukan
pada stasiun terkait.
5. Bila dinyatakan bagus maka akan dilanjutkan dengan langkah selanjutnya yaitu :mengembalikan arah antenna keposisi awal (arah satellite pointing maximal), next ;
6. Geser arah elevasi sebesar 50 dari titik awal (arah pointing maximal) keatas,
(installer
catat waktu yang dibutuhkan)
(Petugas
dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)
7.
Kemudian
geser dari 50 tadi kearah bawah sebesar 100
(installer catat waktu yang dibutuhkan)
(Petugas
dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)
8.
Kemudian
geser dari 100 tadi kearah atas sebesar 100
(installer catat waktu yang dibutuhkan)
(Petugas
dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)
9.
Kegiatan
pada item 1-3 diatas kemungkinan akan dilkakukan berulang kali bila hasil yang termonitor
dinyatakan tidak bagus atau tidak masuk dalam standarisasi yang diberlakukan
pada stasiun terkait.
10.
Bila
dinyatakan bagus maka antenna
dikembalikan ke posisi awal (arah Maximal Pointing ke satellite yang dituju)
11. “
TEST PATTERN “ SELESAI.
Terimakasih...
Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar