Senin, 06 Desember 2021

TEST PATTERN ANTENNA VERTEX



 

Tujuan : melihat pattern (pola) pancaran RF antenna terpasang, untuk mengantisipasi agar pancaran 

                antenna stasiun bumi terpasang tidak mengganggu operasional satellite yang lain.

Bentuk pekerjaan : Test Pattern ini hampir sama dengan proses X-Pol, excecutor lapangan (Installer) dipandu oleh operator satellite (petugas di stasiun pengendali) untuk melakukan sesuatu terhadap antenna terpasang seperti menggeser atau memutar atau merubah posisi azimuth dan atau elevasi  serta Horn,   agar pola pancaran serta level nya sesuai dengan spesifikasi dan standarisasi yang diberlakukan oleh stasiun terkait.


Prosedur Test Pattern

1. Pastikan telah melakukan pointing kearah satellite yang dituju dengan hasil yang maximal (terbaik)

2.  Pastikan telah melakukan cross-Pol antenna dengan hasil maximal ( >30 dB ).

3.  Hubungi stasiun Pengendali dari satellite yang diarah, untuk dapat memandu installer dalam

      melaksanakan test pattern.

      Dalam Hal ini installer adalah executor/pelaksana dilapangan yang hanya melakukan apa yang diperintahkan atau diminta oleh operator di pusat pengendali, 

Sedang petugas stasiun pengendali adalah pemandu executor dilapangan serta  memonitor hasil test yang kemudian mendocumentasikan dalam bentuk hard copy (Print hasil test) dan memberikan hasil print tersebut ke Executor lapangan.    

       



Biasanya hal hal yang dilakukan executor lapangan atau hal hal yang biasa dipandu oleh operator satellite dalam test pattern ini adalah ,sbb :

1.       Geser azimuth antenna sebesar 250  kekiri dari arah utama pointing satellite melaluli ACU(Automatic Control Unit) antenna di indoor (Catat waktu yang dibutuhkan )

- (Petugas dipengendali satelit mengamati tampilan monitor) 

2.       Kemudian Geser Azimuth dari posisi terakhir (250 Kekiri) kekanan sebesar 500 (catat waktu yang dibutuhkan.

(Petugas dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)

3.       Kemudian geser arah antenna dari posi terakhir 500 kekiri sebesar 500

(Petugas dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)

4.       Kegiatan pada item 1-3 diatas kemungkinan akan dilkakukan  berulang kali bila hasil yang termonitor dinyatakan tidak bagus atau tidak masuk dalam standarisasi yang diberlakukan pada stasiun terkait.

5.       Bila dinyatakan bagus maka akan dilanjutkan dengan langkah selanjutnya yaitu :mengembalikan arah antenna keposisi awal (arah satellite  pointing maximal), next ;

6.       Geser arah elevasi sebesar 50 dari titik  awal (arah pointing maximal) keatas,

(installer catat  waktu yang dibutuhkan)

(Petugas dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)

7.       Kemudian geser dari 50 tadi kearah bawah sebesar 100

 (installer catat  waktu yang dibutuhkan)

(Petugas dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)

8.       Kemudian geser dari 100 tadi kearah atas sebesar 100

 (installer catat  waktu yang dibutuhkan)

(Petugas dipengendali satelit mengamati tampilan monitor)

9.       Kegiatan pada item 1-3 diatas kemungkinan akan dilkakukan  berulang kali bila hasil yang termonitor dinyatakan tidak bagus atau tidak masuk dalam standarisasi yang diberlakukan pada stasiun terkait.

10.   Bila dinyatakan bagus maka   antenna dikembalikan ke posisi awal (arah Maximal Pointing ke satellite yang dituju)

11.   “ TEST PATTERN “ SELESAI.

Terimakasih...

Semoga bermanfaat 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGOPERASIAN HPA CPI

Hallo teman teman berikut ini kita bahas mengenai Standard Operating Procedure (SOP) PENGOPERASIAN  HPA CPI Langsung aja yuck kita simak.. ...